UAS Keamanan Sistem Informasi Implementasi Infrastruktur dan Keamanan Aplikasi Web pada Windows Server 2003,
Berikut adalah langka dari seluruh proses Pembuatan Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori 1. Buat Hard Disk Baru: Di VirtualBox, masuk ke menu Storage, lalu buat dan pasang (attach) hard disk virtual baru berformat VHD sebesar 15 GB. 2. Lewati Jendela Tracker: Nyalakan VM, isi kolom komentar pada jendela Shutdown Event Tracker (jika diminta), lalu klik OK untuk masuk ke desktop. 3. Inisialisasi Disk: Buka Disk Management di Windows Server, ikuti wizard yang muncul untuk menginisialisasi hard disk baru tersebut ke format MBR. 4. Format Partisi: Lanjutkan ke New Partition Wizard, pilih Primary Partition, gunakan semua kapasitas (15 GB), beri drive letter F:, dan format dengan sistem file NTFS. Setelah tombol Finish diklik, hard disk baru (Drive F:) siap digunakan.
Pada tahap ini dibuat sebuah Virtual Hard Disk (VHD/VDI) berukuran 15 GB menggunakan Oracle VirtualBox. Setelah hard disk virtual berhasil dibuat, media tersebut dipasang (attach) ke mesin virtual Windows Server 2003.
Selanjutnya dilakukan proses:
- Inisialisasi Disk
- Konversi ke MBR
- Pembuatan Partisi
- Format menggunakan sistem file NTFS
Setelah proses selesai, drive baru berhasil dibuat dan siap digunakan sebagai media penyimpanan.
Tahap terakhir dilakukan proteksi terhadap file index.php menggunakan perintah:
attrib +R index.php
Perintah tersebut memberikan atribut Read Only pada file sehingga tidak dapat dimodifikasi secara langsung tanpa menghapus atribut tersebut terlebih dahulu menggunakan:
attrib -R index.php
Pemberian atribut Read Only merupakan salah satu bentuk perlindungan integritas file pada Windows.
Komentar
Posting Komentar